Hai sobatGO, ada yang tau siapa yang membuat bendungan, jembatan, jalan layang, gedung-gedung bertingkat, bahkan bandara? Bukan Sangkuriang (ini sih bikin Gunung Tangkuban Perahu) atau Bandung Bondowoso (kalau ini yang bikin Candi Prambanan) hehehehe. Orang yang membuat semua infrastruktur terebut kontraktor yang notabenenya lulusan Teknik Sipil. Lah, kalau Teknik Sipil bikin gedung, apa bedanya sama arsitek dong? Nah, merujuk pada website ITB, arsitektur merupakan ilmu dan seni dalam mendesain dan merancang bangunan juga struktur. Sedangkan teknik sipil akan mengerjakan bagian-bagian dasar, seperti perhitungan kekuatan struktur bangunan, manajemen konstruksi, analisis struktur tanah, sampai rekayasa sumber daya air. Kelihatan bedanya? Karena perbedaan ini, ada stigma di luar negeri yang bilang gini, “An Architect's Dream is a Civil Engineer's Nightmare” karena ketika arsitek sudah membuat desain bangunan yang aneh-aneh, kontraktor pasti muter otak buat realisasinya. Hehehehehe..

Makin penasaran sama jurusan ini? Yuk kita cek dunia perkuliahan mahasiswa Teknik Sipil dan juga prospek kerjanya.

Sumber: www.freepik.com

Dunia Perkuliahan

Secara garis besar program studi Teknik Sipil mencakup aspek keilmuan yang cukup luas. Sejalan dengan waktu, dalam perkembangannya program studi Teknik Sipil memiliki lima bidang keahlian, yaitu Rekayasa Struktur, Rekayasa Geoteknik, Rekayasa Sumberdaya Air, Rekayasa Transportasi, serta Manajemen dan Rekayasa Konstruksi. Jadi intinya Teknik Sipil mempelajari berbagai hal terkait konstruksi dari tahap perencanaan hingga proses konstruksinya di lapangan. Perencanaan bahkan dimulai dari survei lapangan dulu, dilanjut desain gambar, perhitungan kebutuhan material, pengelolaan, dan pelaksanaannya. Teknik Sipil juga mempelajari ilmu ekonomi dan manajemen guna menciptakan proses konstruksi yang efektif dan efisien, jadi pemegang proyek mampu mengeluarkan dana seminimal mungkin untuk hasil yang sesuai.

Sumber: www.freepik.com

Prospek Kerja

Terus minGO, prospek kerjanya apa aja sih? Tenang, nih minGO kasih tahu. Berdasarkan visi Teknik Sipil 2025 dari American Society of Civil Engineers (ASCE), maka profesi teknik sipil di masa yang akan datang harus dapat mengakomodasi kebutuhan teknologi terkini dan juga kebutuhan masyarakat. Jadi, karena masih banyaknya pembangunan di bidang infrastruktur dalam rangka meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat, lulusan teknik sipil banyak dibutuhkan oleh sektor pembangunan seperti kontaktor maupun konsultan. Dari sisi perbankan juga nih, karena sekarang lagi marak yang namanya KPR atau Kredit Kepemilikan Rumah, bank membutuhkan banyak sekali ahli sipil untuk mengaudit kredit konstruksi. Bukan cuma itu aja, kamu juga bisa jadi pengacara hak paten (harus belajar hukum lagi tapi ya), surveyor tanah, sampai dosen.


Sumber: www.freepik.com

Gimana? Tertarik buat masuk ke Teknik Sipil? MinGO punya saran 5 PTN yang membuka program studi Teknik Sipil ter-akreditasi A yaitu:


  •     Institut Teknologi Bandung
  •     Institut Teknologi Sepuluh November
  •     Universitas Gajah Mada
  •     Universitas Diponegoro

  •     Universitas Hassanudin

 

Yuk, siapin diri sekarang juga bareng Ganesha Operation biar kamu bisa masuk ke jurusan yang kamu inginkan baik melalui SNMPTN maupun UTBK-SBMPTN.



Referensi

Program Studi Sarjana Teknik Sipil. Retrieved from Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan: https://ftsl.itb.ac.id/program-studi/sarjana-teknik-sipil/


Baca Juga



Artikel Lainnya


Comment


Tentang Kami

Bimbel Ganesha Operation merupakan lembaga bimbingan belajar terbaik dan terbesar di Indonesia. Berdiri sejak 1 Mei 1984 di Kota Bandung, saat ini Ganesha Operation telah tersebar di 265 kota di Indonesia, mulai dari Aceh hingga Ambon.